5+ Langkah Cara Memblokir Situs di Chrome Android, 100% Berhasil !

  • TeknoGPT
  • Okt 26, 2023
Cara Memblokir Situs di Chrome Android

Cara Memblokir Situs di Chrome Android – Bagaimana rasanya ketika kamu sedang serius bekerja atau belajar, kemudian tiba-tiba muncul pop-up yang mengganggu? Atau mungkin kamu ingin membatasi akses ke situs tertentu untuk alasan keamanan atau privasi? Nah, Google Chrome memberikan solusi untuk hal tersebut.

Secara default, Google Chrome telah memblokir pop-up agar tidak muncul dengan sendirinya di layar kita. Namun, bagi kamu yang ingin memberikan izin kepada pop-up tertentu, tentu saja, kamu bisa melakukannya.

Tapi, jika setelah kamu menonaktifkan pop-up dan tetap muncul, ada kemungkinan kamu telah berlangganan notifikasi dari situs tersebut atau bahkan perangkat kamu mungkin terinfeksi malware.

Bagi kamu yang mengurus atau menjadi admin Chrome Enterprise, ada fitur tambahan yang memungkinkan kamu untuk memblokir atau mengizinkan URL.

Dengan demikian, pengguna hanya bisa mengakses situs-situs tertentu yang kamu izinkan.

Nah, bagi yang ingin solusi praktis, ada aplikasi bernama BlockSite yang bisa kamu temukan di Google Play Store. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk memblokir situs tertentu dengan mudah.

Tidak hanya itu, Google Chrome juga memberikan opsi untuk menyesuaikan izin situs tanpa mengubah setelan awal.

Dengan kata lain, kamu bisa memberikan izin atau memblokir akses ke situs tertentu sesuai keinginanmu. Setiap situs akan mengikuti izin yang kamu atur, bukan berdasarkan setelan awal.

Dengan memahami fitur-fitur ini, kamu dapat mengontrol akses ke situs web tertentu sesuai kebutuhan, baik untuk keperluan pribadi atau profesional. Jadi, yuk simak lebih lanjut bagaimana cara melakukannya!

Langkah-langkah Memblokir Situs di Chrome Android

Ketika kamu ingin fokus belajar atau bekerja, terkadang ada situs yang bisa mengganggu konsentrasi, bukan?

Atau mungkin ada situs yang kamu anggap tidak aman atau tidak pantas untuk dikunjungi. Nah, berikut ini langkah-langkah untuk memblokir situs di Chrome Android:

1. Membuka Aplikasi Chrome

Pertama-tama, buka aplikasi Chrome di perangkat Android kamu. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di layar utama atau di daftar aplikasi. Tinggal ketuk ikon Chrome, dan voila! Kamu sudah masuk ke browser.

2. Mengunjungi Situs yang Ingin Diblokir

Setelah itu, kunjungi situs yang ingin kamu blokir. Caranya? Masukkan alamat situs atau URL di kolom yang tersedia, lalu tekan enter. Tunggu sebentar sampai situsnya muncul di layar kamu.

3. Mengakses Pengaturan Izin Situs

Ketika situs yang ingin kamu blokir sudah terbuka, langkah selanjutnya adalah mengakses pengaturan izin situs. Bagaimana caranya?

Mudah saja, temukan dan ketuk ikon kunci yang berada di sebelah kiri kolom URL. Dari sana, pilih opsi ‘Izin‘.

4. Memperbarui Izin Situs

Sekarang, kamu berada di menu Izin. Di sini, kamu bisa memperbarui izin situs sesuai keinginanmu. Misalnya, kamu bisa memilih untuk memblokir pop-up dan pengalihan, atau bahkan memblokir situs sepenuhnya.

Tentu saja, pilihannya ada di tangan kamu!

5. Konfirmasi Blokir Situs

Langkah terakhir, pastikan kamu mengkonfirmasi keputusan untuk memblokir situs. Setelah kamu memilih untuk memblokir, situs tersebut tidak akan bisa diakses lagi di perangkat Android kamu.

Namun, jangan khawatir! Kamu bisa mengubah pengaturannya kembali kapan saja jika berubah pikiran.

Menggunakan Ekstensi BlockSite

Mau tahu cara mudah memblokir situs di Chrome Android? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan ekstensi BlockSite.

Tidak hanya mudah, ekstensi ini juga menawarkan berbagai fitur menarik yang bisa membantu kamu mengatur akses ke situs-situs tertentu. Yuk, simak langkah-langkahnya!

1. Mencari dan Menginstal Ekstensi BlockSite

Mulai dengan mengunduh dan menginstal aplikasi BlockSite dari Google Play Store. Gampang kok, ketik saja “BlockSite” di kotak pencarian, temukan aplikasi dengan ikon tameng, dan tekan “Install”.

Dalam sekejap, aplikasi ini siap digunakan di perangkat Android kamu.

2. Membuka Aplikasi BlockSite dan Menambahkan Situs yang Ingin Diblokir

Setelah aplikasinya terinstal, buka BlockSite. Di sana, kamu akan melihat tanda hijau di pojok kanan bawah. Ketuk tanda tersebut, lalu masukkan nama domain atau kata kunci dari situs yang ingin kamu blokir.

3. Mengatur Jadwal Waktu Blokir Situs

Salah satu fitur menarik dari BlockSite adalah kemampuan untuk mengatur jadwal waktu blokir. Dengan fitur ini, kamu bisa menentukan kapan situs tertentu diblokir. Misalnya, kamu bisa memblokir situs hiburan saat jam kerja atau jam belajar.

4. Menggunakan Fitur Kata Kunci untuk Memblokir Situs dengan Kata Tertentu

Ada situs-situs tertentu yang kamu tidak ingin kunjungi, tetapi mereka memiliki tema atau kata kunci yang sama? Tenang, BlockSite punya solusinya.

Kamu bisa memblokir sekelompok situs berdasarkan kata kunci tertentu. Jadi, jika kamu memblokir kata “game”, semua situs dengan kata tersebut akan otomatis terblokir.

5. Mengaktifkan Fitur Penguncian dengan Kata Sandi

Kamu takut ada orang lain yang mengubah pengaturan BlockSite kamu? Aktifkan saja fitur penguncian dengan kata sandi.

Dengan fitur ini, setiap kali seseorang ingin mengakses atau mengubah pengaturan BlockSite, mereka harus memasukkan kata sandi yang telah kamu tentukan.

Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Jika kamu merasa sering terganggu dengan notifikasi dari aplikasi atau situs tertentu saat sedang fokus bekerja atau belajar, mungkin sudah saatnya kamu mempertimbangkan penggunaan AppBlock.

Aplikasi ini didesain khusus untuk membantu kamu memblokir aplikasi dan situs yang mengganggu, agar kamu bisa konsentrasi pada hal-hal yang lebih penting.

Penasaran dengan fitur-fitur menarik yang ditawarkan AppBlock? Yuk, simak ulasannya!

1. Memblokir Aplikasi dan Situs Web yang Mengganggu

Salah satu keunggulan AppBlock adalah kemampuannya untuk memblokir aplikasi atau situs web tertentu. Jadi, setelah kamu memutuskan untuk memblokir suatu aplikasi atau situs, kamu tidak akan bisa mengaksesnya lagi.

2. Menggunakan Fitur Kata Kunci untuk Memblokir

Tidak hanya berdasarkan nama aplikasi atau situs, AppBlock juga memungkinkan kamu untuk memblokir berdasarkan kata kunci. Fitur ini sangat membantu, terutama jika kamu ingin memblokir sekelompok aplikasi atau situs dengan tema yang sama.

3. Mengatur Jadwal Waktu Blokir

Kamu bisa mengatur jadwal khusus untuk memblokir aplikasi atau situs. Misalnya, jika kamu ingin bebas dari gangguan media sosial saat jam kerja, kamu bisa atur jadwal blokirnya di AppBlock.

4. Mengaktifkan Fitur Penguncian dengan Kata Sandi

Untuk menjaga keamanan pengaturanmu di AppBlock, aplikasi ini menyediakan fitur penguncian dengan kata sandi. Dengan demikian, orang lain tidak akan bisa mengubah pengaturan blokirmu tanpa mengetahui kata sandi yang kamu tetapkan.

Untuk mulai menggunakan semua fitur keren ini, kamu cukup mengunduh dan menginstal AppBlock dari Google Play Store atau Apple App Store.

Setelah itu, buka aplikasi, buat profil blokir sesuai keinginanmu, atur jadwal, dan aktifkan fitur penguncian. Kamu juga bisa melihat statistik penggunaan ponselmu untuk mengetahui seberapa efektif AppBlock membantumu.

Oh ya, ada satu fitur tambahan yang mungkin kamu suka: “Mode Ketat”. Fitur ini mencegah kamu untuk mengubah aturan dan mengakses aplikasi yang diblokir selama periode blokir.

Sangat cocok untuk kamu yang butuh komitmen ekstra untuk tetap fokus!

Keamanan dan Privasi

Dalam era digital saat ini, data pribadi kamu bukan hanya sekedar informasi, tapi menjadi aset yang bernilai tinggi. Bayangkan saja, informasi pribadi bisa menjadi komoditas yang laku keras di era big data dan ekonomi digital.

Ditambah lagi, privasi data digital sejatinya adalah hak asasi kita yang diakui di seluruh dunia. Jadi, melindungi data pribadi dari ancaman seperti peretasan dan penyalahgunaan data bukanlah sekedar opsi, melainkan suatu keharusan.

Salah satu cara untuk menjaga keamanan dan privasi saat berselancar di internet adalah dengan memanfaatkan fitur-fitur keamanan yang ditawarkan oleh browser.

Salah satunya, tentu saja, Google Chrome. Sebagai browser yang populer, Chrome menawarkan berbagai fitur keamanan yang bisa kamu manfaatkan, diantaranya mode HTTPS-First dan DNS Aman.

Mode HTTPS-First

Fitur ini memastikan bahwa Chrome selalu berusaha memuat situs melalui koneksi HTTPS. Jika kamu belum tahu, HTTPS adalah protokol yang melindungi data kamu dengan mengenkripsinya.

Jadi, saat kamu mengakses situs yang aman, data kamu akan terlindungi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Bagaimana cara mengaktifkannya? Gampang banget:

  1. Buka aplikasi Chrome.
  2. Klik pada ikon ‘Lainnya’ di kanan atas, lalu pilih ‘Setelan’.
  3. Pilih ‘Privasi dan Keamanan’.
  4. Kemudian, klik ‘Keamanan’.
  5. Di sana, aktifkan opsi ‘Selalu gunakan koneksi aman’.

DNS Aman (Secure DNS)

Fitur ini berfungsi untuk menjaga privasi kamu saat Chrome mencari alamat IP dari situs yang kamu kunjungi. Dengan mengaktifkan DNS Aman, informasi kamu akan dienkripsi selama proses pencarian. Berikut cara mengaktifkannya:

  1. Buka aplikasi Chrome.
  2. Klik ‘Lainnya’ di kanan atas, lalu pilih ‘Setelan’.
  3. Pilih ‘Privasi dan keamanan’ dan kemudian ‘Keamanan’.
  4. Di sana, kamu bisa memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan ‘Gunakan DNS Aman’.

Tentunya, selain memanfaatkan fitur-fitur di Chrome, ada banyak cara lain untuk menjaga privasi data digital kamu.

Kamu bisa memilih perangkat lunak keamanan yang terpercaya, membuat kata sandi yang kuat, dan tentu saja, berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi di situs atau aplikasi yang kamu gunakan.

Kesimpulan

Dalam era digital saat ini, menjaga keamanan dan privasi data pribadi saat berselancar di internet bukanlah sekedar opsi, melainkan suatu keharusan. Dengan berbagai ancaman seperti peretasan dan penyalahgunaan data, penting bagi kita untuk selalu waspada.

Untungnya, browser seperti Google Chrome menyediakan berbagai fitur keamanan, seperti mode HTTPS-First dan DNS Aman, yang dapat membantu melindungi data kita dari ancaman.

Selain itu, aplikasi pihak ketiga seperti AppBlock dan BlockSite juga dapat menjadi solusi tambahan untuk meningkatkan keamanan saat berselancar di dunia maya.

Terima kasih sudah menyimak artikel ini. Jangan lupa untuk selalu memprioritaskan keamanan dan privasi data pribadi kamu.

Untuk informasi menarik lainnya seputar teknologi, yuk kunjungi TeknoGPT.com. Selamat berselancar dengan aman di dunia maya!

FAQ

Apakah ada browser lain selain Chrome yang memiliki fitur keamanan serupa?

Ya, banyak browser lain seperti Mozilla Firefox, Safari, dan Microsoft Edge yang juga menawarkan fitur keamanan serupa, seperti dukungan untuk HTTPS dan DNS yang aman. Mereka juga memiliki fitur keamanan tambahan yang dirancang untuk melindungi privasi dan keamanan pengguna.

Apakah menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti AppBlock aman bagi data pribadi saya?

Sebagian besar aplikasi pihak ketiga yang populer dan terpercaya, termasuk AppBlock, dirancang dengan fokus pada keamanan pengguna. Namun, selalu bijaksana untuk memeriksa ulasan dan izin aplikasi sebelum mengunduh serta memastikan kamu mengunduh dari sumber yang sah seperti Google Play Store atau Apple App Store.

Bagaimana cara mengetahui jika suatu situs menggunakan HTTPS?

Biasanya, kamu bisa melihatnya dari URL situs di bilah alamat browser. Jika diawali dengan “https://”, itu berarti situs tersebut menggunakan HTTPS. Selain itu, biasanya ada ikon gembok di sebelah kiri URL yang menandakan koneksi aman.

Apa bedanya DNS Aman dengan VPN?

DNS Aman fokus pada pengamanan proses pencarian alamat IP dari situs yang kamu kunjungi. Sedangkan VPN (Virtual Private Network) menyediakan terowongan aman antara perangkat kamu dan server, menyembunyikan alamat IP asli kamu, dan mengenkripsi semua data yang dikirim dan diterima.

Adakah cara lain untuk memblokir situs selain menggunakan BlockSite dan AppBlock? 

Tentu, banyak cara lain yang bisa digunakan, misalnya dengan mengatur pengaturan di router, menggunakan software keamanan komputer, atau fitur kontrol orangtua pada beberapa perangkat. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan preferensi kamu.

Post Terkait :